Selamat datang pembaca
di blog saya ini!

Pembaca hendak

Mblusuk


apa, kemana, dan dimana ya

Situs Dawangsari

Kompleks Candi Arjuna

Tidak jauh di dekat Candi Gatotkaca terdapat susunan tangga yang menuruni bukit. Saat aku selesai menjelajah Candi Gatotkaca (25/12/2008), kabut sudah mulai menampakkan batang-hidungnya lagi. Dari penuturan keluargaku yang sudah lebih dulu menuruni tangga tersebut, ternyata tangga tersebut merupakan jalan menuju suatu kompleks candi lain. Aku yang penasaran segera saja menuruni tangga dan berjalan sekitar lima menit untuk sampai ke sebuah kompleks candi yang tertata minimalis. Kompleks candi itu bernama Kompleks Candi Arjuna yang secara administratif terletak di Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.


Candi Arjuna dan Candi Semar.
(Klik untuk memperbesar).
Kompleks Candi Arjuna terdiri dari lima buah candi. Empat candi menghadap ke arah barat sementara satu candi lainnya menghadap ke arah timur. Candi-candi ini merupakan candi Hindu, terlihat dari gaya bangunan candi yang tinggi dan ramping serta tidak ditemukan stupa khas candi Buddha. Sebenarnya bukti konkrit di lapangan kalau candi-candi ini merupakan candi Hindu terdapat pada salah satu candi yang memiliki relief Agastya, Durga, dan Ganesha. Seperti candi Gatotkaca, kompleks candi ini sepertinya juga tidak menganut paham satu candi induk dan tiga candi perwara.


Ki-Ka: Candi Sembadra, Candi Puntadewa, Candi Srikandi.


Arca singa penjaga tangga.
Candi pertama yang ada di sisi paling selatan adalah Candi Sembadra. Saat ini hanya relief Kala saja yang menghiasi pintu masuk ke bilik utamanya. Di sisi-sisi candi terdapat relung-relung yang aku yakini dahulu berisi arca Agastya, Durga, Ganesha, dan Nandiswara. Pintu masuk ke candi ini memiliki ketinggian sama dengan tanah, jadi tidak perlu ada tangga untuk bisa masuk ke dalam bilik utama candi.

Candi kedua adalah Candi Puntadewa. Puntadewa sebenarnya adalah nama lain dari Yudhistira, kakak tertua dari Pandawa Lima. Pada candi ini terdapat tangga masuk yang di depannya dijaga oleh sepasang arca singa. Di atap candi juga terdapat relung yang mungkin merupakan tempat arca dewa.


Talang air di Candi Arjuna.
Candi ketiga adalah Candi Srikandi. Candi ini berbentuk seperti Candi Sembadra namun dengan gaya yang lebih sederhana. Pada muka candi ini tidak terdapat relung sebagai tempat dari arca Nandiswara. Uniknya sisi-sisi utara, timur, dan selatan candi ini dihiasi oleh relief (bukan arca!) Agastya, Ganesha, dan Durga.

Candi terakhir adalah Candi Arjuna yang tepat dihadapannya berdiri Candi Semar. Candi Semar sendiri sebenarnya merupakan semacam bilik tempat pendeta Hindu tinggal. Mirip seperti Candi Sari namun dalam ukuran yang lebih kecil. Dibandingkan dari keempat candi lainnya, Candi Arjuna tampak lebih megah. Di candi ini terdapat tangga masuk yang di depannya dijaga oleh makara. Selain itu di sisi-sisi candi juga terdapat relung yang merupakan tempat arca Agastya, Durga dan Ganesha. Selain itu di puncak candi terlihat gaya arsitektur yang dinamakan kudu, yaitu relung kecil yang berisikan arca dewa. Arca dewa di kudu inilah yang banyak menjadi incaran tangan-tangan jahil. Gaya arsitektur kudu juga terdapat di Candi Gebang.


Kudu di Candi Arjuna (kiri) dan di Candi Gebang (kanan).


Antara Hujan dan Kabut...
Memotret di Telaga Warna, Candi Gatotkaca, dan Kompleks Candi Arjuna sebenarnya merupakan pekerjaan yang beresiko. Pasalnya pada saat itu cuaca silih berganti antara hujan dan kabut. Karena tidak setiap hari aku bisa kemari, maka terpaksa aku menyiksa Nikon D80-ku untuk mengabadikan beberapa momen, hasilnya memang tidak mengecewakan sih. Sebagai bekal untuk menghadapi kondisi cuaca seperti ini ada baiknya kamera dibungkus dengan kantong plastik. Jika ada jeda pemotretan, sebaiknya kamera dibersihkan dari air, terutama di muka lensa. Baterai juga akan cepat habis karena cuaca pegunungan yang dingin. Jangan lupa membawa payung serta jas hujan. Oh iya, harap anda buang air kecil dulu sebelum memotret karena cuaca seperti ini membuat anda akan sering buang air kecil dan lokasi pemotretan jauh dari kamar kecil.

NIMBRUNG YUK!

  • #Sabtu, 01-Agustus-2009, 16:15 WIB
    artikel lama yg lumayan berhasil menghilangkan dahaga krn kehausan candi.. btw, caption yg 3 candi itu sptnya slh tulis y dek? seharusnya candi sembadra, candi puntadewa & candi srikandi bukan?
    Masak si? ya dah ntar saya cek lagi deh. Tahan dulu aja rasa hausnya soalnya hari Sabtu (08/08) nanti ada artikel candi baru deh.
  • #Rabu, 10-Maret-2010, 06:49 WIB
    kok urung di cek jeneng candine (doh)
    lha? wis tak cek kok...
  • #Senin, 15-Agustus-2011, 14:44 WIB
    kawasan candinya kayanya luas yah ???
    iya mbak, lumayan luas