Selamat datang pembaca
di blog saya ini!

Pembaca hendak

Mblusuk


apa, kemana, dan dimana ya

Motret Air Terjun ala Wijna

Candi Gana


Bentuk candi yang tidak lagi utuh.


Talang air yang berbentuk arca burung
tanpa kepala.



Relief singa ataukah relief anjing?


Cakar milik binatang berkaki empat.


Arca wanita dan sekumpulan ular kobra.

Semula aku tidak begitu tahu keberadaan candi ini. Tetapi ketika aku menghadiri acara Kupas Tuntas Candi Sajiwan bersama Pak Timbul, aku mendengar beliau menyebutkan lokasi candi ini berada di utara Candi Sewu. Penasaran dengan ucapan beliau, aku membuka situs di Internet dan menemukan informasi bahwa candi ini berlokasi di Desa Bugisan, yang berada di timur Taman Wisata Candi Prambanan.

Di Dalam Desa


Hari Sabtu (26/07/2008), dengan tetap setia pada sepeda onthel tua milik keluarganya Teguh, aku berangkat menuju desa Bugisan. Perjalanan dari lokasi KKN ku ke desa Bugisan cukup singkat, sekitar 10 menit. Sesampainya disana aku bingung karena tidak ada papan petunjuk jalan yang menunjukkan arah candi tersebut. Dengan bertanya kepada warga sekitar aku memperoleh informasi mengenai lokasi pastinya candi tersebut.

Untuk lebih mudahnya anda harus berada di gerbang perbatasan Jogja-Jawa Tengah dari arah Jogja. Setelah itu anda harus berbelok ke arah kiri pada pertigaan lampu merah, menuju Jl. Prambanan-Sewu. Sisi kiri jalan tersebut adalah pagar Taman Wisata Candi Prambanan. Ikuti terus jalan tersebut sampai anda berjumpa dengan pertigaan kecil di kanan jalan yang dekat dengan plakat bertulisakan Dukuh Bener, Desa Bugisan. Belok ke kanan, ikuti jalan kampong tersebut sampai anda tiba di perempatan. Setelahnya belok ke kiri dan ikuti saja jalannya sampai anda berjumpa dengan reruntuhan puing-puing candi di kiri jalan. Secara administratif candi ini berada di Dukuh Bener, Desa Bugisan, Kec. Prambanan, Kab. Klaten, Jawa Tengah.

Satu dari Empat Candi


Menurut informasi yang kuperoleh dari seorang warga bernama Pak Lasmian, candi tersebut bernama Candi Gana. Menurut penuturan beliau, candi itu merupakan satu dari empat candi yang mengelilingi candi Sewu. Candi Gana merupakan candi yang berada di sisi timur candi Sewu. Adapula candi Bubrah di sisi selatan. Dua candi lain yaitu candi Ngeblak dan candi Rejo, sudah hilang keberadaannya.

Kalau melihat dari stupa yang teronggok di halaman, candi Gana adalah candi Buddha. Akan tetapi saat itu aku tidak menemukan arca Buddha di area reruntuhan, Menurut Pak Lasmian, arca-arca disimpan di ruangan proyek milik BP3 yang terletak di salah satu sudut halaman candi.

Arca dan Relief Binatang


Dari pengamatanku dan cerita-cerita Pak Lasmian, candi ini memiliki banyak relief dan arca yang berhubungan dengan binatang. Akan tetapi cukup menyeramkan karena bentuknya menurutku cukup aneh. Pertama, ada sebuah arca tanpa kepala yang merupakan dekorasi sebuah talang air. Arca tersebut berwujud seperti burung, ada sayap dan kakinya namun memiliki dada wanita. Menurut Pak Lasmian, arca tersebut memiliki kepala wanita. Jadi arca tersebut adalah burung berdada dan berkepala wanita.

Kedua, ada juga relief kepala singa menurut Pak Lasmian. Tetapi menurutku berwujud seperti kepala anjing. Relief tersebutlah yang mengakibatkan orang-orang sekitar juga menjuluki candi tersebut sebagai candi Asu. Ada lagi relief yang tidak utuh, hanya menampakkan sebuah cakar makhluk yang menurutku milik binatang berkaki empat, entah singa atau anjing. Terakhir, di tangga masuk candi dihiasi kedua sisinya dengan dekorasi seorang wanita yang memegang sesuatu. Menurut Pak Lasmian, benda-benda kecil di bawah dada wanita tersebut adalah sekumpulan ular kobra. Cukup menyeramkan kan? Dari relief dan arca tersebut, aku mendulang kesimpulan bahwa candi ini merupakan candi yang cukup menyeramkan. Mungkin besok aku akan kemari lagi dan bisa bertemu dengan petugas BP3 yang melakukan pemugaran disana untuk memperoleh informasi yang lebih rinci mengenai candi ini.

NIMBRUNG YUK!

  • PEIN
    avatar 186
    #Sabtu, 14 Februari 2009, 16:53 WIB
    Kasih peta dunk ke jalan menuju candinya, soalnya di wikimapia ga ada, yang ada cuma candi miri dan candi - candi lainnya ( Candi Gana atau Candi Asunya ga ada ) kalo bisa kasih petunjuk aja di wikimapia.org
    lho? petunjuk arah yg aku paparkan kurang mengena ya? mudahnya tanya saja sama warga di dekat Kompleks Candi Prambanan. Tapi nanti aku masukkan ke Wikimapia deh.
  • PEIN
    avatar 187
    #Sabtu, 14 Februari 2009, 19:39 WIB
    Pein kan buka orang Yogya [ tapi Amegakure] jelas aja ga mudeng.........
    buset? jangan2 dikau temennya Konan & Hanzo yah? ckckck
  • PEIN
    avatar 196
    #Minggu, 15 Februari 2009, 22:19 WIB
    Pein come back again [ berhubung ke-enam tubuh Pein sedang bersusah payah nangkep Kyuubi, maka sambil sembunyi yang ternyata merupakankegiatan yang sangat membosankan, Pein memilih browsing sambil ngasih comment ] nih nfo dapat dari salah satu thread nich, mengenai Candi Gana yang juga disebut dengan Candi Asu [ sepeti juga di website milik pemkab Klaten ] kok model candinya beda, tapi namanya sama. Di thread ini ada banyak candi yang belum sampeyan jelajah di kawasan Yogya dan sekitarnya, btw di thread ini fotonya jadul semua,mohon sampeyansegera explorasi......... [ http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1145757 ].........;D
    demi memuaskan fans, segera deh dieksplorasi, trims yah.
  • LILIK
    avatar 337
    #Rabu, 22 April 2009, 18:40 WIB
    Ada Candi Abang, sebelah Barat dari Prambanan ke Piyungan, setelah Ratu Boko ada perempatan belok ke kanan. Candinya masih tertutup tanah merah.
    Mas, candi Abang dah pernah saya bahas lho di alamat http://wijna.web.id/warta.php?op=viewpost&id=57.
  • FAJAR
    avatar 920
    #Jum'at, 10 Juli 2009, 23:17 WIB
    tRIMS ... Infonya Besok tak Cariii
    monggo mas, silakan tanya ke warga klo takut kesasar
  • #Jum'at, 6 November 2009, 10:49 WIB
    Menurut penduduk sekitar candi gana, diperkirakan ada 4 candi yang mengelilingi candi sewu, candi bubrah dan canda gana ini. Apa 2 candi lain yaitu candirejo dan candi ngablak anda tahu lokasinya?
    Candirejo ada di utara candi Sewu. Tidak ada struktur bangunan. Yang ada hanya batu berelief yang jadi pagar rumah warga.

    Candi Ngablak di sisi barat Candi Sewu. Mesti masuk gang, di pemukiman warga juga. Kondisinya juga serupa, hanya tersisa batu.
  • #Selasa, 25 Mei 2010, 22:36 WIB
    Ini deket Lor Plaosan ya?
    ini dekat dengan Candi Sewu
  • #Senin, 15 Agustus 2011, 14:25 WIB
    warisan budaya lagi.....
    Matur nuwun mbak e :)