Selamat datang pembaca
di blog saya ini!

Pembaca hendak

Mblusuk


apa, kemana, dan dimana ya

Perihal Dokumentasi BCB

Halaman ke-1 dari arsip bulan Mei 2010
(8 artikel / 1 halaman)

  • http://www.mblusuk.com/gambar/randualastb.jpg

    Bendungan Mistis Randualas

    Sinopsis

    Keranjingan main air. Itulah yang terjadi pada kegiatan SPSS akhir-akhir ini. Aku menduga, mungkin itu karena cuaca Jogja yang kian panas. Ditambah lagi pengaruh candu air terjun Kebumen yang tak kunjung mereda. Yang demikian itu membuat beberapa sahabat SPSS merengek-rengek meminta rute yang bisa berbasah ria. (selengkapnya)
    26 Mei 2010@jogja14 Komentar
  • http://www.mblusuk.com/gambar/tlasapkotagedetb.jpg

    Tlusap-Tlusup Pusaka Kotagede ala Wijna

    Sinopsis

    Salah satu rangkaian acara peringatan 4 Tahun Pascagempa DIY-JaTeng adalah jalan-jalan menelusuri situs di Kotagede pada hari Sabtu (22/05/2010). Berbagai publikasi mengemas nama acara itu dengan nama Heritage Trail Kotagede. (selengkapnya)
    23 Mei 2010@jogja9 Komentar
  • http://www.mblusuk.com/gambar/nasibpasar01.jpg

    Nasib Pasar Tradisional

    Sinopsis

    Kota Kebumen, pukul lima pagi. Udara dingin dan rintik air hujan mewarnai hari ketigaku di kota Kebumen. Aku pinjam sepeda lipat milik Angga, dan kukayuh perlahan keluar dari markas inap kami. Sepanjang jalan, amat jarang kendaraan yang melintas. Tak ada orang-orang berlalu-lalang. Bahkan lampu lalu-lintas pun masih berpendar kuning. Jam berapa kota ini hidup? Aku nyepeda itu dengan niat mencari toko kelontong. (selengkapnya)
    20 Mei 2010@hidup14 Komentar
  • http://www.mblusuk.com/gambar/srowulan/srowulantb.jpg

    Srowulan dan Pasar Perjuangan

    Sinopsis

    Srowulan (atau yang juga dikenal dengan nama Sorowulan atau Srowolan) adalah sebuah desa yang terletak di Kel. Purwobinangun, Kec. Pakem, Kab. Sleman, DI Yogyakarta. Desa ini letaknya di lereng gunung merapi. Dekat dari Jl. Palagan Tentara Pelajar km 15, dan aku baru nyadar kalau dekat pula dengan kebon salak orangtuaku. Weleh. Aku bisa blusukan sampai di desa ini, diawali dari niat mencari rute nyepeda SPSS ke arah utara. (selengkapnya)
    17 Mei 2010@jogja15 Komentar
  • http://www.mblusuk.com/gambar/patokjalan01.jpg

    Patok Jalan Bikin Sesat

    Sinopsis

    Terus-terang, saat nyepeda dari Pantai Ngrenehan kembali ke Jogja, perasaanku ndak enak. Bukan hanya karena jalannya panjang banget dan banyak tanjakan jahanam. Melainkan di setiap patok jalan, tertera jarak menuju kota Jogja makin bertambah jauh. Kami pulang dari Pantai Ngrenehan mengikuti rute menuju Kota Kecamatan Panggang yang diyakini lebih dekat dan tidak banyak tanjakan jahanamnya. (selengkapnya)
    14 Mei 2010@mblusuk21 Komentar
  • http://www.mblusuk.com/gambar/nasikebumen01.jpg

    Nasi Rp 500 Asal Kebumen

    Sinopsis

    Sewaktu sahabat SPSS berkunjung ke Kebumen beberapa minggu yang lalu, kami sempat mampir ke rumah salah satu kerabatnya mas Leo Dito di Kec. Alian. Disana kami disuguhi beragam makanan yang mengundang selera. Namun buat kami, ada dua makanan yang terbilang unik. Pertama adalah Nasi Intil, yang punya nama lain Nasi Tiwul. Walau bentuknya menyerupai nasi beras, namun sesungguhnya ini tiwul alias singkong. (selengkapnya)
    10 Mei 2010@mblusuk22 Komentar
  • http://www.mblusuk.com/gambar/ngrenehantb.jpg

    Empat Perjaka ke Pantai Ngrenehan

    Sinopsis

    Pantai, aku yakin semua orang senang kesana. Yah, setidaknya disana kita bisa main air, cuci kaki. Kalaupun ndak senang main air, setidaknya bisa “cuci” mata. Maklum saja, kami berempat; aku, Kang Bayu, Vendy, dan Raditya masih perjaka. Jadi, pergi ke pantai tak boleh hanya sekedar cari pasir dan air laut saja. (selengkapnya)
    5 Mei 2010@jogja28 Komentar
  • http://www.mblusuk.com/gambar/sepedakebumentb.jpg

    SPSS Kemrutug Teka Kebumen

    Sinopsis

    Apa ada pembaca yang bingung dengan judul di artikel ini? Wajar kok kalau bingung. Sebab, judulnya itu pakai Bahasa Banyumasan alias Bahasa Ngapak. Yaitu bahasa ibu di kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Artinya kurang lebih, “SPSS beramai-ramai datang ke Kebumen”. (selengkapnya)
    3 Mei 2010@mblusuk14 Komentar